CEO Mahaka, Hasani Abdulgani, mengatakan pihaknya masih akan bertemu dengan Polda Metro Jaya, Selasa (13/10), untuk membahas masalah izin pertandingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya berharap Jakmania tidak berulah, karena ini merupakan upaya untuk membangkitkan semangat sepakbola. Saya harap seluruh masyarakat, terutama Jakmania, menghormati itu. Upaya untuk membangun semangat persepakbolaan kita. Jangan sampai dikotori," ujar Badrodin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (12/10).
"Kasihan pemain-pemain bola ini, karena situasinya seperti itu. Karena itu seharusnya Jakmania mendukung, untuk jadi tontonan yang baik, suatu pelajaran yang baik, sehingga ini bisa merangsang dunia persepakbolaan kita," ujar Badrodin.
Sementara itu Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Politik, Luhut Binsar Pandjaitan, optimistis tidak akan ada gesekan antara Jakmania dengan Bobotoh jika final Piala Presiden 2015 digelar di Jakarta.
"Sampai hari ini, Kapolri cerita kemarin sama saya masih di Jakarta. Kecuali ada hal-hal yang luar biasa. Tidaklah, semua baik-baik saja," ucap Luhut. (har/har)