"Saya ingin kembali ke Liga Primer. Di sana bukan hanya lingkungan yang ideal untuk sepak bola, tetapi juga permainan lain di luar lapangan," ujar Ancelotti seperti dikutip dari Daily Mirror.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati ingin kembali merapat ke Inggris, Ancelotti tetap menyatakan keinginannya untuk rehat sejenak dari dunia sepak bola. Pelatih berusia 56 tahun itu menyatakan dirinya baru akan kembali melatih musim depan.
"Setidaknya, itulah rencananya, kecuali sesuatu yang aneh terjadi. Saya akan siap dan kembali melatih Januari nanti."
Keinginan Ancelotti untuk kembali ke Inggris itu sendiri menimbulkan spekulasi terhadap masa depan Jose Mourinho di Chelsea. Pasalnya, perjalanan The Blues musim ini masih jauh dari ekspektasi publik Stadion Stamford Bridge.
Baru meraih dua kemenangan, dua kali seri, dan empat kekalahan. Chelsea saat ini terpuruk di peringkat ke-16 Liga Primer, terpaut empat poin dari Aston Villa yang berada di zona degradasi.
Tak Jagokan Wakil Inggris
Keinginan Ancelotti untuk kembali ke Inggris ternyata tak serta-merta membuatnya yakin klub Liga Primer akan mampu berbicara banyak di Eropa.
Pasalnya, Ancelotti lebih menjagokan klub-klub elite Eropa lain untuk menjuarai Liga Champions, dibandingkan klub seperti Manchester City yang ia anggap akan keluar sebagai juara Liga Primer musim ini.
"Manchester City akan menjadi juara Liga Inggris karena mereka memiliki skuat terkuat dan memiliki kualitas yang mumpuni," ujar Ancelotti melontarkan prediksinya.
"Namun untuk Liga Champions, trofi juara akan jadi milik Bayern Munich, Real Madrid, Barcelona, atau Paris Saint-Germain." (ptr/ptr)