Ia pergi dari Valencia untuk bergabung dengan Chelsea pada musim panas 2011 silam. Ketika Jose Mourinho menukangi Chelsea, Mata lebih banyak dibangkucadangkan. Akibatnya Mata pun dibiarkan hengkang ke Manchester United pada musim dingin 2014.
Mata mengaku mendapatkan pengalaman positif dengan bertanding di Liga Primer. Tak heran pesepak bola asal Spanyol berusia 27 tahun tersebut merekomendasikan kepada pemain sepak bola manapun untuk mencoba mencari pengalaman di Liga Primer, setidaknya selama setahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada rasa hormat yang tulus terhadap pemain, itu luar biasa. Anda berada di tim papan atas dan ketika Anda kalah, para pendukung tetap menyemangati dan mendukung Anda. Mereka menanti pertandingan berikutnya dengan semangat yang memacu Anda untuk menang dan mendedikasikan kemenangan tersebut untuk mereka."
"Cara mereka menghidupkan sepak bola adalah luar biasa. Pada hari terakhir MU di musim kemarin, tim selalu mengitari lapangan menghormati dukungan yang diberikan penggemar kami dan berterima kasih kepada mereka," kenangnya.
Mata pun mengisahkan masa pahit ManUtd usai ditinggal Sir Alex Ferguson. David Moyes--manajer pengganti Ferguson--gagal dan digantikan caretaker, Ryan Giggs di empat laga terakhir. ManUtd pun mengakhiri musim 2013/14 di peringkat ketujuh.
"Para penggemar (tetap) menunjukkan dukungannya kepada kami, mereka tidak masalah karena tahu tahun depan kami akan kembali lebih baik. Anda tidak akan melihat yang seperti itu di salah satu klub di Spanyol," katanya.
Gagal di musim 2013/14, ManUtd lalu merekrut mantan pelatih timnas Belanda Louis van Gaal sejak awal musim 2014/15. Musim lalu Van Gaal berhasil membawa ManUtd ke peringkat keempat dan kembali berlaga di Liga Champions. (kid/kid)