Seusai GP Motegi, Jepang, Rossi diberi tahu bahwa ia bisa saja juara dunia jika selalu berada di peringkat kedua sementara Lorenzo selalu memenangi balapan tersisa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun pebalap berusia 36 tahun itu tidak mau mempertimbangkan kemungkinan tersebut.
"Apalagi tiga balapan tersisa memiliki kondisi yang berbeda dan dengan tipe trek yang berbeda."
Pebalap asal Italia itu kemudian menyatakan bahwa dirinya jarang sekali melakukan perhitungan seperti itu. Di matanya, satu-satunya hal yang harus ia lakukan di Phillip Island, Australia, adalah mengalahkan Jorge. Menurutnya hanya itulah target yang ia miliki.
"Target itu melebihi kalkulasi finis di belakang (Lorenzo)."
Ucapan Rossi ini akan diuji di Sirkuit Phillip Island pada Minggu (18/10). Rossi sendiri memiliki rekam jejak yang lebih baik di Australia ketimbang Lorenzo. Rossi adalah pebalap dengan jumlah kemenangan terbanyak yaitu delapan kali (dua kali di nomor 250 cc dan sekali di nomor 500 cc). Rossi juga adalah pemenang GP Australia 2014. (vws)