Pertandingan baru berjalan tujuh menit, Sterling telah mencetak gol pertamanya. Sempat terlihat akan offside, penyerang tim nasional Inggris itu mampu memanfaatkan umpan dengan mendorong bola dengan ujung kaki.
Tiga menit kemudian, Wilfried Bony menambah keunggulan City ketika ia menyambar bola yang terlepas dari tangan kiper Adam Federici.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sterling mencetak gol kedua dan gol terbaiknya di pertandingan ini di menit ke-29. Menerima umpan terobosan dalam satu skema serangan balik, Sterling dengan cepat menusuk ke kotak penalti lewat sayap kiri.
Jelang babak pertama berakhir, Sterling mencetak hattrick. Memanfaatkan kegagalan Kevin De Bruyne dalam menyelesaikan peluang, Sterling menyambar bola muntah dengan kaki kanannya dan mengoyak gawang Bournemouth.
Berbeda dengan pesta gol di babak pertama, hanya ada satu gol yang tercipta di babak kedua, yaitu kembali lewat Bony.
Kemenangan ini besar ini bukan hanya soal tiga angka, tapi juga memastikan Manchester City tidak kehilangan ketajamannya selama ditinggal Sergio Aguero yang absen satu bulan karena cedera.
Sementara bagi Sterling, ia setidaknya mampu membungkam kritik yang mengatakan bahwa ia tidak memiliki ketenangan di depan gawang. (vws)