CEO Mahaka Sports, Hasani Abdulgani, mengatakan pihaknya menyadari masih ada kekurangan dalam perhelatan Piala Presiden 2015 yang bergulir sejak 30 Agustus lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara keseluruhan, Hasani mengatakan Mahaka belum sepenuhnya puas dengan jalannya turnamen Piala Presiden 2015, terutama masalah suporter.
"Tapi, kalau suporter butuh pertimbangan lain. Tidak semua suporter bisa menerima kekalahan timnya. Tapi, dengan dukungan banyak pihak, mulai dari Pak Ridwan Kamil dan Pak Ahok, ada secercah harapan."
Hasani mengatakan Mahaka tidak kapok untuk kembali menggelar turnamen sepak bola skala nasional. Namun, Hasani belum bisa memastikan langkah Mahaka selanjutnya.
"Ada kabar simpang siur usai Piala Presiden. Tentu setelah Piala Presiden banyak pihak ada lanjutannya. Tapi, kami masih memikirkannya, belum ada keputusan. Tunggu saja tanggal mainnya," ucap Hasani.
"Karena menggelar turnamen sepak bola seperti ini tidak mudah, menyangkut banyak pihak. Yang pasti Mahaka tidak kapok, karena kapoknya sudah hilang. Sekarang kami sudah enjoy."
Sebelumnya, Mahaka sempat dikabarkan akan menggelar turnamen Piala Panglima pada November mendatang. (har/har)