"Memangnya bagaimana kami bisa melakukan perpanjangan kontrak, jika kami tidak memiliki perlindungan hukum dan jaminan yang kami butuhkan untuk terus bekerja?" kata Neymar Sr. kepada media Sport di Brasil, Senin (19/10).
Kedatangan Neymar ke Barcelona pada 2013 silam terus menyisakan masalah hingga saat ini. Pertama kali adalah ketika anggota klub mempertanyakan nilai transfer Neymar. Semula, Barca berkata mereka membayar 57,1 juta euro namun di kemudian hari mengaku bahwa nilai transfer sebenarnya mencapai 100 juta euro.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jaksa kemudian menuntut mantan presiden Barca Sandro Rosell hukuman tujuh setengah tahun penjara, sementara presiden Barca saat ini, Josep Maria Bartomeu, dituntut penjara dua tahun tiga bulan.
DIS, yang memiliki 40 persen kepemilikan terhadap Neymar ketika masih berada di Santos, menyatakan bahwa mereka hanya mendapatkan kurang dari setengah nilai transfer Neymar ketika sang pemain setuju untuk pindah ke Spanyol.
Kasus-kasus tersebut membuat Neymar Sr. kini meminta agar Barcelona memberikan perlindungan.
"Keluarga kami merasa tidak aman dan hal ini mempengaruhi rencana kami untuk masa depan. Kami butuh agar semuanya berakhir," kata Neymar Sr. Ia menegaskan bahwa 'ancaman' untuk Barcelona ini bukan karena Neymar tidak senang berada di klub Katalonia itu.
"Kami bahagia, dan Neymar super-bahagia di Barcelona. Kami tahu bahwa Barceloan berbeda, klub ini bukan hanya soal menang, tapi juga memenangkan hati orang dan memainkan sepak bola yang hebat."
"Tapi Anda tidak bisa bermain bola kemudian dikagetkan oleh pengadilan atau penyelidikan. Kami ingin bersantai." (vws)