Giroud yang baru dimasukkan di menit ke-74 memecah kebuntuan bagi The Gunners di menit ke-77. Gol bermula dari kegagalan kiper Munich, Manuel Neuer, yang maju ke depan untuk menghalau bola tendangan bebas Santi Cazorla. Giroud kemudian menyundul bola dalam posisi akan terjatuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Malam ini saya memiliki lebih banyak keberuntungan ketimbang pekan-pekan sebelumnya, sehingga saya memanfaatkannya sebaik mungkin," kata Giroud seperti dikutip dari The Guardian.
Gol Giroud tersebut bukan hanya mengakhiri catatan buruk pribadinya, namun juga rentetan kekalahan Arsenal dari Bayern Munich dalam dua tahun terakhir.
Padahal, Die Roten terlihat akan memenangi pertandingan tersebut. Dicatatkan situs penyedia data statistik Whoscored, Munich memiliki penguasaan bola 73 persen dan juga 21 tembakan, meski hanya enam yang tepat sasaran.
Barisan pertahanan Arsenal dan juga kiper Petr Cech, memastikan mesin gol Munich, Robert Lewandowski, tidak berkutik dan membawa pulang satu gol pun.
Ketika ditanyai mengenai kekalahan tersebut, pelatih Munich, Pep Guardiola, juga hanya tak bisa berkata-kata.
"Saya tak bisa memberi penjelasan," katanya seusai pertandingan. "Ini sebuah misteri."
(vws)