"Semoga dengan adanya event ini objek-objek pariwisata dapat lebih terekspos," ujar Esti sembari menambahkan bahwa ajang ini diharapkan dapat mendorong tercapainya target kunjungan nasional, yaitu 10 ribu kunjungan wisatawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perlombaan yang berpusat di tengah kota mau tak mau menjadi tantangan tersendiri bagi pihak penyelenggara Jakarta Marathon.
"Ajang marathon ini akan memberikan citra baru bagi kota Jakarta, yang hanya dikenal karena kemacetannya," ujar Sapta melanjutkan. "Oleh karena itu, semoga masyarakat yang melalui jalur marathon dapat bersabar dengan penutupan arus lalu lintas demi kemajuan Jakarta, kemajuan olahraga Indonesia."
Jakarta Marathon tahun ini akan memperlombakan lima kategori nomor lari, yakni full marathon (42.195 km), half marathon (21 km), lari 10k (10 km), lari 5k (5 km), dan Maratoonz (2 km untuk anak-anak).
Start lomba lari ini akan dimulai dan berakhir di Monumen Nasional, dengan menggunakan jalan-jalan seperti Silang Monas Barat Daya, Jl Medan Merdeka Barat, Jl Majapahit, Jalan Gajah Mada, Jl MH Thamrin, Jl HR Rasuna Said, Jl Jendral Gatot Subroto, dan berakhir di Jalan Gerbang Pemuda.
Menurut panitia penyelenggara, rute Jakarta Marathon akan disterilkan mulai pukul 12 malam hingga 12 siang.
(vws)