"(GP Malaysia) ini jadi peluang pertama saya menjadi juara dunia di musim ini. Itu artinya Lorenzo lebih merasakan tekanan, karena dia harus finis di depan saya dan memangkas poin sebelum ke Valencia," ujar Rossi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika Rossi memenangi balapan, maka dia butuh Lorenzo finis keenam atau seterusnya. Jika Lorenzo gagal mencetak poin, maka Rossi harus finis di posisi tiga besar.
"Tidak ada tekanan. Di Misano (gagal finis San Marino) saya hampir gagal. Ketika itu situasinya sangat rumit. Sekarang dua seri terakhir kami berhasil memangkas banyak poin. Sekarang kami punya kesempatan untuk menang, dan akan tampil tanpa beban," ucap Lorenzo.
Lorenzo justru percaya diri tampil di MotoGP Malaysia meski belum pernah meraih kemenangan di Sirkuit Sepang di kelas primer Grand Prix. Satu-satunya kemenangan di Malaysia diraih Lorenzo pada musim 2006 di kelas 250 cc.
"Ini bukan trek yang buruk buat saya atau Yamaha, meski saya belum pernah meraih kemenangan di sini. Sama seperti di Aragon, saya sempat selalu gagal, tapi berhasil menang dalam dua musim terakhir," ucap Lorenzo.
Rossi memiliki rekor impresif jika tampil di Sirkuit Sepang. Pebalap 36 tahun itu telah mengoleksi enam kemenangan GP Malaysia di kelas primer. Musim lalu Rossi menjadi runner-up di Sirkuit Sepang.
"Sepang trek yang bagus. Saya sangat suka, dan sebagian besar pebalap juga suka. Tapi, tahun lalu cengkeraman lebih berkurang karena aspal, dan itu semakin menyulitkan," tegas Rossi. (ptr/ptr)