Karena itu seringkali Mourinho terlihat melakukan protes kepada wasit. Serangan Mourinho kepada wasit terjadi pada saat Chelsea kalah 1-3 dari Southampton di awal bulan ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa hari berselang, Mourinho kembali protes terhadap kinerja wasit Jonathan Moss yang memimpin laga West Ham United lawan Chelsea.
Namun ada pula yang menyebut Mourinho sengaja duduk di tribun sebagai aksi protes terhadap performa wasit.
Dalam sebulan terakhir, Mourinho memang merasa sering tidak diperlakukan dengan adil. Ia bahkan menyebut sebuah tindakan yang tidak berujung sanksi bila dilakukan pelatih lainnya, akan menjadi hukuman bila dia yang mengucapkannya.
Protes demi protes yang dilancarkan Mourinho jelas menunjukkan bahwa dirinya tidak nyaman dengan posisinya saat ini.
Dari data statistik, Mourinho menelan enam kekalahan dari 12 laga terakhirnya bersama Chelsea. Padahal sebelumnya, Mourinho butuh 64 pertandingan untuk merasakan kekalahan keenam bersama Chelsea.
Tidak hanya itu, ini adalah kekalahan perdana Chelsea asuhan Mourinho di tangan West Ham. Dalam delapan pertandingan sebelumnya, Mourinho selalu sukses membawa Chelsea tak bisa ditaklukkan oleh West Ham.
Sikap negatif Mourinho terhadap pengadil di lapangan ini pula bisa jadi bakal membuat performa Chelsea sulit untuk bangkit. Bila Mourinho terus berkepala panas, maka ia akan sulit untuk berpikir tenang dan mencari racikan terbaik untuk membuat Chelsea bangkit dan menapak naik ke papan atas musim ini. (ptr/ptr)