Pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Sepang itu, Dani Pedrosa keluar menjadi juara, tak terbendung dari putaran pertama sebagai pemegang pole position. Sementara itu Lorenzo menguntit di peringkat kedua, sedangkan peringkat ketiga didapatkan Valentino Rossi.
Insiden panas terjadi di putaran tujuh, belokan ke-14. Rossi yang coba menjauh dari kejaran Marc Marquez terlihat menendang sang juara dunia musim lalu itu. Akibatnya Marquez pun terjatuh dan tak bisa menyelesaikan balapan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlepas dari insiden itu, Lorenzo mengakui bahwa balapan di Malaysia berlangsung sangat sulit terutama karena kondisi cuaca. GP Malaysia sendiri sempat diganggu kabut asap dari kebakaran hutan di Indonesia. Hujan rintik-rintik di awal balapan tak banyak membantu menurunkan kondisi suhu.
Lihat juga:Mengenal Karakter Para Jagoan MotoGP |
"Saya tak ingat balapan lain yang lebih panas dan sulit dari pada ini. Saya beruntung karena telah siap. Di motor ini sungguh panas, tetapi tak apa-apa," kata pebalap Spanyol tersebut.
Dengan keberhasilannya mendapatkan peringkat dua, sementara Rossi ketiga, Lorenzo memangkas selisih angkanya dengan Rossi di puncak klasemen. Jika semula Lorenzo-Rossi berselisih 11 angka, kini keduanya hanya terpaut 7 angka sebelum menjalani seri balapan terakhir di Valencia, Spanyol.
Ditambah dengan bumbu pertikaian Rossi vs Marquez, balapan terakhir pada 8 November nanti dipastikan berlangsung lebih panas dan sengit lagi.