Diberitakan Reuters, hal ini disampaikan Bach di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, Senin (26/10).
Total 180 dari 193 negara anggota PBB mendukung resolusi untuk menghargai perjanjian damai Olimpiade. Perjanjian tersebut akan dimulai tujuh hari sebelum Olimpiade 2016 dimulai pada 5 Agustus, hingga tujuh hari setelah ajang Paralimpik selesai (7-18 September 2016).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di kampung Olimpiade, kami ingin melihat toleransi dan solidaritas dalam bentuk yang paling murni. Atlet-atlet dari 206 Komite Olimpiade Nasional akan tinggal bersama dalam harmoni tanpa adanya diskriminasi."
"Saat ini, atlet-atlet tersebut tidak memiliki kesempatan berpartisipasi di Olimpiade kalaupun mereka dinyatakan lolos kualifikasi dari sudut pandang keolahragaaan. Dengan status imigran, mereka tidak memiliki negara dan Komite Olimpiade Nasional untuk dibela."
"Tanpa tim nasional yang mereka bela, tanpa bendera yang bisa diusung, tanpa lagu kebangsaan yang bisa dimainkan, para atlet imigran ini akan disambut di ajang Olimpiade dengan menggunakan bendera Olimpiade dan juga lagu kebanggaan Olimpiade."
"Mereka akan memiliki rumah bersama-sama dengan 11 ribu atlet lainnya dari 206 Komite Olimpiade Nasional di kampung Olimpiade." (vws)