Pasalnya, manajer asal Portugal itu terus-menerus berada dalam pusat sorotan baik di dalam dan di luar lapangan.
Selain performa Chelsea yang tak kunjung membaik, Mourinho juga terlibat sejumlah kontroversial mulai dari insiden dengan dokter medis klub, Eva Carneiro, hingga sanksi-sanksi dari Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, statistik Chelsea saat ini tak memihak Mourinho. Manajer 52 tahun itu totalnya hanya mampu membawa Chelsea meraih 0,8 poin per pertandingan pada enam laga terakhir di berbagai ajang.
Selanjutnya, Chelsea menelan kekalahan di sisa pertandingannya ketika tumbang 1-2 dari Porto di Liga Champions, dipermalukan Southampton 1-3 dan West Ham United 1-2 di Liga Primer. Terakhir adalah disingkirkan Stoke dari ajang Piala Liga.
Catatan itu sama buruknya dengan pencapaian Andres Villas-Boas, sebelum dipecat Abramovich pada 4 Maret 2012.
Tak hanya itu, pencapaian Mourinho di enam pertandingan terakhir juga jauh lebih rendah dibandingkan mantan manajer-manajer Chelsea lainnya yang telah dipecat Abramovich.
Rafael Benitez kehilangan posisinya di Chelsea kendati mampu meraih 2,7 poin per pertandingan pada enam laga terakhirnya. Sementara itu Carlo Ancelotti mencatat 1,7 poin per pertandingan dan Roberto Di Matteo satu poin per pertandingan. (kid/kid)