Usai balapan, Lorenzo menganggap hukuman yang didapat Rossi terlalu enteng. Pebalap asal Spanyol itu mengatakan, Rossi seharusnya mendapatkan hukuman lebih dari sekadar penalti tiga poin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti dikutip dari Auto Evolution, Yamaha tidak senang dengan pernyataan Lorenzo, yang saat ini hanya tertinggal tujuh poin dari Rossi dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2015.
Jarvis menganggap sikap Lorenzo tidak bisa diterima. Yamaha sendiri sempat melakukan pembelaan terhadap Rossi dengan melakukan banding hukuman yang diberikan race director MotoGP, meski Jarvis menyatakan tindakan The Doctor adalah salah.
"Tugas kami adalah melindungi pebalap. Meski kami tidak menampik gerakan Rossi adalah sesuatu yang tidak ingin kita lihat di MotoGP, secara bersamaan hukuman Rossi terlalu berlebihan, terutama Rossi bukan pebalap yang bikin banyak masalah," ujar Jarvis seperti dilansir Crash.net.
Kontrak Lorenzo bersama Yamaha baru akan berakhir setelah musim depan. Sebelumnya, pebalap 28 tahun itu sempat dikabarkan akan hengkang ke Ducati. (har/har)