Pasalnya, pesaing Valentino Rossi dan kawan-kawan di masa mendatang adalah seorang robot.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Roda-roda itu digunakan sebgai penyeimbang kala motor tersebut hendak belok--seperti roda tambahan pada sepeda anak-anak sehingga si bocah tidak jatuh.
Hal itu berarti Motobot melakukan perpindahan transmisi lewat kombinasi tuas persneling di kaki dan kopling di handlebar bagian kiri.
Selain itu, kecepatan motor yang ditunggangi Motobot masih terlampau lambat untuk sebuah motor balap. Hal itu membuat Motobot belum mampu bersaing di sirkuit MotoGP.
Dalam rekaman video yang telah dipublikasi diketahui si Motobot bisa memacu motor hingga lebih dari 100 km per jam. Dalam pernyataannya, Yamaha berharap agar Motobot dapat mencapai kecepatan hingga 200 kilometer per jam dalam lintasan balap.
Motobot diciptakan bukan sekadar untuk suatu saat dapat diadakan dalam lintasan balap semata. Yamaha melihat Motobot dapat digunakan sebagai penguji untuk keselamatan dan sistem pendukung dalam dunia otomotif di masa mendatang.
Dan, tantangan pun telah diberikan Motobot kepada The Doctor, Valentino Rossi, yang ditunjukkan dalam video berikut:
[Gambas:Youtube] (kid/kid)