"Ini adalah kongres yang penting, bersejarah, dan pasti akan menyatukan tekad bagi olahraga Indonesia. Saya meyakini kongres ini tidak hanya memilih pengurus, tapi ada suatu niat untuk mengembalikan harkat martabat Indonesia," kata Imam dalam kata sambutannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Imam mengaku bahwa ini adalah kali pertama ia berbicara dalam kongres KOI, dan kali pertama dirinya menyaksikan pemilihan kepengurusan yang dijalankan secara demokrasi.
"Asian Games tidak boleh gagal, harus sukses penyelenggaraan, prestasi, dan ekonomi. Kita ini sedang dikritisi oleh para atlet, pelatih, dan pecinta olahraga. Berikanlah mereka kenangan yang termanis dan terindah."
"Karenanya saya tidak ingin Kongres ini tercederai dan tercoreng perilaku pribadi dan prilaku tidak elok lainnya. Kongres ini harus jujur, tidak ada money politic, dan bersih. Inilah harapan dari pemerintah," ujar Imam.
Setelah kongres KOI, dunia olahraga Indonesia akan bersiap-siap menyambut Kongres KONI, Olimpiade di Brasil, dan Asian Games di Indonesia. Imam berharap agar Satlak Prima dapat bekerja sama erat dengan PB dan pemerintah.
"Kalau bukan satu emas, minimal dua emas lah kita bisa bawa pulang di Olimpiade. Karena dengan kita mampu mengembalikan emas di Olimpiade, kita akan semakin tegak menyambut Asian Games," ucap Imam.
(vws)