Dalam wawancara dengan The Times, Ronaldo mengatakan kepribadiannya tidak bisa membuat semua orang bahagia. Mantan pemain Manchester United itu juga mengakui bukan sosok yang rendah hati.
"Saya bukan pribadi yang rendah hati, saya akui itu. Tapi, saya tidak palsu. Di satu sisi, saya orang yang sangat rendah hati. Saya suka belajar," ujar Ronaldo seperti dilansir Marca.
Lihat juga:PSG Kehilangan Dua Pemain Kunci Lawan Madrid |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anda harus melihat sisi positif dari pembenci. Saya butuh musuh. Itu adalah bagian dari bisnis. Saya sudah menghadapi mereka sejak masih 18 atau 19 tahun, jadi itu bukan masalah."
"Ketika itu Ferguson mengatakan, 'Sepak bola tidak ada artinya dibanding ayah kamu. Jika kamu ingin pergi, pergilah'. Saya selalu menghargai tindakannya," ucap Ronaldo. (har)