Timnya dan ManUtd bermain imbang tanpa gol setelah 90 menit bertanding dalam laga yang dipimpin wasit Mike Jones tersebut. Dalam laga tersebut, walaupun bertindak sebagai tuan rumah Palace justru dikepung pemain-pemain ManUtd dengan penguasaan bola sebanyak 55 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berkaca pada hal tersebut, Cabaye pun dengan berani menyatakan skuat ManUtd yang di bawah kendali juru taktik asal Belanda, Louis van Gaal, memiliki kekurangan sentuhan dan penetrasi yang mematikan tim lawan.
Dan, dalam laga di Selhurst Park, kata mantan gelandang Paris Saint-Germain tersebut, ManUtd tak memiliki peluang yang betul-betul bagus.
"Wayne Rooney mendapatkan tendangan bebas yang bagus pada babak pertama dan (kesempatan mereka) cuma itu saja," ujar Cabaye.
Dalam pertandingan tersebut, ManUtd terselamatkan dari kekalahan karena aksi kiper asal Spanyol David De Gea. Kiper yang pada jendela transfer musim panas lalu hampir dilego ke Real Madrid itu melakukan lima penyelamatan.
"Ya, mereka (ManUtd) sebuah klub besar dan ya, mereka dapat menjaga bola - oper, oper, oper - tetapi jika anda bekerja keras melawan mereka dan tetap dalam kondisi yang bagus mereka tidak dapat melakukan umpan terobosan (mematikan) melewati anda," kata Cabaye.
Sebelum pertandingan itu, setelah tersingkir dari ajang Piala Liga, mantan gelandang ManUtd Paul Scholes mengkritik gaya bermain yang diterapkan Louis van Gaal pada skuat asuhannya tersebut. (kid)