Cruyff yang merupakan legenda Barcelona itu telah didiagnosa menderita kanker paru-paru. Pria Belanda berusia 68 tahun itu merupakan sosok yang merevolusi akademi sepak bola Barcelona, La Masia. Tak heran Cruyff pun disebut sebagai peletak dasar permainan sepak bola modern Barcelona.
Baca: Fokus Mengenang Momen Cruyff
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Guardiola terbang ke Barcelona setelah memimpin timnya bermain dalam lanjutan Bundesliga Jerman melawan Eintracht Frankfurt sehari sebelumnya. Dalam laga tersebut Munich dan Frankfurt imbang tanpa gol.
"Cruyff membangun katedral. Kami hanya merawatnya," kata Guardiola mengenai mantan pengatur permainan Ajax dan Barcelona itu.
Seperti dilansir Bleacher Report, pertemuan itu adalah pertemuan pertama antara Guardiola dan Cruyff setelah sang mentor didiagnosa kanker paru-paru.
Guardiola merupakan bagian dari apa yang disebut 'The Dream Team' asuhan Cruyff, yang meraja di Spanyol dan Eropa pada awal dekade 1990an.
Kanker paru-paru bukanlah satu-satunya penyakit berat yang pernah diderita Cruyff. Pria yang juga menjadi legenda bagi tim Ajax Amsterdam itu pernah menjalani operasi besar pada jantung saat melatih Barcelona pada 1991 silam.
Guardiola bukanlah satu-satunya pelatih yang kini dikenal sebagai pelatih ternama. Sebelumnya, ada Frank Rijkaard dan Ruud Gullit yang merupakan murid Cruyff di Ajax. Kemudian dari Barcelona, nama-nama seperti Eusobio, Ronald Koeman, hingga Michael Laudrup bisa menjadi contoh. (kid)