Mendapat dukungan puluhan ribu pendukungnya sendiri, Astana tampil impresif di sepanjang pertandingan, terutama di lini belakang. Klub asal Kazakhstan itu tidak takut dengan nama besar Atletico yang merupakan finalis Liga Champions 2014.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atletico merespons melalui peluang Tiago Mendes pada menit ke-11. Tendangan gelandang asal Portugal itu berhasil diblok Shomko setelah kiper Nenad Eric melakukan blunder saat ingin mengantisipasi sepak pojok.
Atletico menutup babak pertama dengan peluang Koke pada menit ke-45. Tendangan keras gelandang timnas Spanyol itu hanya membentur mistar gawang. Skor kacamata bertahan hingga jeda babak pertama.
Di babak kedua Atletico masih kesulitan menembus pertahanan Astana. Pada menit ke-56, sundulan Diego Godin masih terlalu lemah dan bola tepat ke pelukan kiper Nenad.
Atletico kembali membuang peluang emas setelah tendangan Griezmann pada menit ke-76 masih tipis di samping gawang Astana.
Pelatih Atletico, Diego Simeone, memasukkan dua pemain bertipe menyerang di babak kedua Yannick Carrasco dan Jackson Martinez. Namun, keputusan itu gagal membuahkan hasil positif.
Hingga laga usai skor imbang tanpa gol tetap bertahan di Astana Arena.
Susunan pemain
Astana: Nenad Eric; Branko Ilic, Evgeniy Postnikov, Marin Anicic, Dmitriy Shomko; Baurzhan Dzholchiev (Abzal Beysebekov, 90'), Roger Canas, Nemanja Maksimovic, Foxi Kethevoama; Junior Kabananga (Aleksey Shchetkin, 80'), Serikzhan Muzhikov (Georgiy Zhukov, 78').
Atletico Madrid: Jan Oblak; Juanfran, Jose Gimenez, Diego Godin, Guilherme Siqueira; Saul Niguez (Yannick Carrasco, 73'), Gabi, Tiago Mendes, Koke (Oliver Torres, 82'); Fernando Torres (Jackson Martínez, 64'), Antoine Griezmann. (har/har)