"Saya pikir ini semua lebih kepada masalah (perbedaan) karakter," ujar Lorenzo kepada CNN World Sport pada 2011 lalu. "Kami berdua memiliki karakter yang sangat kuat. Kami hanya tak memiliki perasaan (satu sama lain)."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tetap percaya bahwa Anda bisa tetap berteman dengan rival. Namun untuk saya, saya tidak memiliki teman di dunia ini," ucap Lorenzo.
Potensi kericuhan antara kedua pebalap itu sendiri juga pernah diperingatkan oleh otak di balik proyek Yamaha YZR-M1.
"Saya sadar kembalinya Valentino dan Jorge dalam satu tim yang sama akan memuaskan para suporter, tapi hal itu juga akan membuat tensi memanas di dalam kubu Yamaha," ujar Furusawa kepada Motosprint 2012 lalu sesaat sebelum Rossi benar-benar kembali ke Yamaha.
"Saya pikir mereka berdua akan sering berselisih. Itu akan menjadi tantangan yang bagus, sekaligus menjadi masalah besar bagi Yamaha. Saya tak dapat melihat siapapun dapat mengatasi situasi seperti itu. Menurut opini saya, keadaan akan semakin sulit dan sulit lagi."
Ucapan Furusawa yang sudah berumur tiga tahun itu pun terbukti benar saat ini. (ptr/har)