Insiden tersebut membuat Rossi mendapat hukuman dari Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM) berupa start dari belakang di Valencia. Sebuah sanksi yang membuat The Doctor mengaku menyesal telah menendang Marquez di MotoGP Malaysia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak," ujar Marquez ketika ditanya apakah berharap Rossi minta maaf. "Pada akhirnya saya mengerti Rossi sedang bersaing dalam perebutan gelar juara dunia dan dia sedang fokus. Saya tidak mau berada di tengah persaingan mereka. Rossi harus fokus dengan pertarungan melawan Lorenzo."
"Saya hanya berharap cepat atau lambat, mudah-mudahan cepat, kami bisa bicara lagi dengan Rossi. Tapi, yang pasti itu baru bisa terjadi setelah balapan," tegas Marquez.
Ditanya mengenai insiden di MotoGP Malaysia, Marquez mengaku tidak akan mengubah pernyataannya. Namun, pebalap 22 tahun itu ingin mengikuti perintah FIM dan Dorna yang meminta semua tim dan pebalap untuk hanya fokus ke balapan MotoGP Valencia.
"Saya tidak mau mengatakannya lagi. Seperti yang dikatakan Rossi, Lorenzo, Carmelo Ezpeleta (CEO Dorna), dan FIM, mereka hanya ingin kami fokus bicara mengenai balapan di Valencia. Begitu juga dengan keputusan Honda yang menunda mengungkap data di MotoGP Malaysia," ujar Marquez.
Terkait balapan di MotoGP Valencia, Marquez ingin mengakhiri musim dengan manis. Juara dunia MotoGP 2013 dan 2014 itu mengatakan akan berusaha mengalahkan semua pebalap, termasuk Rossi.
"Jika saya harus bersaing dengan rekan setim, saya akan melakukannya. Begitu juga jika harus bersaing dengan Lorenzo atau Rossi. Mental dan semangat saya untuk meraih kemenangan tetap sama," ujar Marquez.
Hasil di MotoGP Valencia tidak akan mempengaruhi posisi Marquez di peringkat ketiga klasemen pebalap. Pebalap asal Spanyol itu saat ini berada di peringkat ketiga dengan torehan 222 poin. (har/har)