Kiper berusia 16 tahun itu tercatat melakukan beberapa penyelamatan gemilang di babak kedua untuk menghindarkan Milan dari kekalahan. Di antaranya adalah menahan sundulan Luca Cigarini, tendangan Maxi Moralez di dekat tiang jauh, serta sepakan Maarten De Roon.
Donnarumma juga menghentikan serangan dari pemain remaja lainnya, Alberto Grassi, ketika Grassi tak terkawal di dalam kotak penalti siap untuk mengoyak gawangnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Milan menyia-nyiakan dua peluang di babak pertama, yaitu ketika tendangan Carlos Bacca diblok di kotak penalti dan umpan Niang juga gagal diselesaikan penyerang asal Kolumbia itu.
Seusai peluang Bacca itu, Atalanta lebih sering menguasai bola dan permainan. Serangan-serangan dari sektor sayap juga sering kali merepotkan barisan pertahanan Rossoneri.
Tensi pertandingan yang meningkat membuat Mihajlovic diusir karena mengumpat wasit dan juga menendang botol minuman ke arah wasit keempat.
Jelang pertandingan berakhir, Milan nyaris mencuri kemenangan lewat tendangan Alessio Cerci namun bola hanya membentur bagian samping gawang.
Susunan Pemain
Milan: Donnarumma; De Sciglio (Calabria 46), Mexes, Romagnoli, Antonelli; Kucka (Luiz Adriano 64), Montolivo, Poli; Cerci, Bacca, Niang (Honda 72)
Atalanta: Sportiello; Raimondi, Paletta, Toloi, Dramè (Bellini 19); Grassi (Carmona 71), De Roon, Cigarini; Maxi Moralez, Pinilla (Denis 90), Gomez
(vws)