Marquez dianggap membantu Lorenzo dengan mengamankan posisi pebalap Movistar Yamaha itu dari kejaran rekan setim sekaligus rival dalam perburuan gelar juara, Valentino Rossi.
Peran Marquez yang dituding telah dilakukan sejak tiga seri terakhir itu membuat sejumlah pihak menyebut Lorenzo tak pantas merebut gelar juara dunia tahun ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan Lorenzo itu memang terdengar menyakitkan bagi pendukung Rossi. Namun, angka tidak bisa berbohong. Jika mengacu pada statistik, Lorenzo memang terlihat lebih baik daripada Rossi pada musim ini.
Sepanjang 2015, Lorenzo telah memenangkan tujuh seri balapan, jauh mengungguli Rossi yang hanya memenangkan empat seri balapan. Lorenzo juga mampu memimpin di depan pada 274 lap, jauh lebih banyak dibanding Rossi yang hanya berada di posisi terdepan sebanyak 50 lap.
Lorenzo juga lebih dominan di sesi kualifikasi yang dibuktikan dengan lima posisi pole yang telah diraih pebalap berusia 28 tahun tersebut. Sedangkan Rossi hanya satu kali meraih posisi pole pada musim ini.
Satu-satunya yang menjadi keistimewaan Rossi adalah ia konsisten berada di podium hingga seri ke-12. Dari 18 seri balap musim ini, Rossi total berada di podium sebanyak 15 kali. Sementara itu Lorenzo berada di podium sebanyak 12 kali.
Selain di peringkat pertama, Lorenzo berada di podium kedua sebanyak tiga kali, dan dua kali di podium ketiga. Adapun Rossi berada di podium kedua sebanyak tiga kali, dan di podium ketiga sebanyak delapan kali. (kid)