"Saya pernah bermain di Championship dan banyak pemain yang lebih kotor dan nakal di sana," ujar Shawcross kepada forum suporter Stoke, Rabu (11/11), seperti dikutip dari Daily Mail.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Begitu Anda mampu membuat Diego Costa lebih fokus pada Anda dibanding ke pertandingan, Anda sudah memenangkan pertarungan itu. Saya senang mampu membuat dia tak berkutik karena dia merupakan pemain yang fantastis," ujar Shawcross.
Contohnya, setelah bertabrakan dengan Shawcross, Diego Costa sempat tertangkap kamera menunjukkan gestur seakan-akan tidak suka dengan bau badan Shawcross.
Namun, kapten Stoke itu memilih tak mempedulikan Costa dan terus berkonsentrasi memastikan mantan penyerang Atletico Madrid itu tak mampu berbuat banyak mengancam gawang timnya.
Sepanjang musim ini, Diego Costa sendiri acapkali mendapatkan sorotan lantaran perilakunya di atas lapangan.
Diego Costa sempat mendapatkan larangan bertanding selama tiga pertandingan setelah terlibat keributan dengan dua pemain Arsenal, Gabriel dan Laurent Koscielny, bulan lalu.
Penyerang berusia 27 tahun itu juga tertangkap kamera menendang pemain belakang Liverpool, Martin Skrtel, saat Chelsea tumbang 1-3 dari The Reds, akhir Oktober lalu. (ptr/ptr)