Kumpulan perambok itu mengisi halaman-halaman muka surat kabar setelah mendobrak pintu luar markas Red Bull di Milton Keynes pada Desember tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden itu terekam kamera pengawas (CCTV). Kala itu bos Red Bull, Christian Horner megnatakan dirinya merasa heran ada orang yang ingin mencuri trofi-trofi itu. Ia berpendapat trofi-trofi itu memiliki nilai finansial yang rendah kecuali bagi tim Red Bull.
Sekitar 20 trofi ditemukan 10 hari kemudian di sebuah danau sekitar 95 km dari bengkel Red Bull. Sebagian besar di antaranya mengalami kerusakan. (kid/kid)