Pada tahun 2014 lalu, Marquez sukses jadi juara MotoGP dengan catatan yang begitu dominan. Baby Alien memenangi 13 seri dan mengoleksi 362 poin, unggul 67 angka dari Valentino Rossi di akhir klasemen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di babak final, Marin membuat kejutan dengan menumbangkan unggulan pertama sekaligus peraih medali emas Olimpiade 2012 Li Xuerui dengan skor 17-21, 21-17, 21-18.
Bila pada tahun 2014 baik Marquez maupun Marin sama-sama sukses mencatat prestasi besar, maka tidak demikian halnya dengan tahun 2015. Di tahun ini, Marquez terpuruk sedangkan Marin tetap bersinar.
Marquez gagal mempertahankan titel juara MotoGP musim ini setelah kalah bersaing dengan duo Yamaha, Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi.
Bukan hanya gagal jadi juara, Marquez musim ini berbalik jadi musuh banyak orang setelah ia dinilai melakukan sejumlah tindakan tidak sportif pada Rossi di beberapa seri terakhir.
Sementara itu Marin sukses melanjutkan kegemilangannya di tahun 2014 ke tahun 2015. Setelah meraih All England di awal tahun, Marin berhasil mempertahankan titel juara dunia di bulan Agustus lalu.
Menghadapi Saina Nehwal di Istora Gelora Bung Karno, Marin menang dua game langsung, 21-16, 21-19. (ptr/ptr)