"Pertandingan hari ini sangat merugikan tim kami, karena seharusnya tidak ada penalti. Namun, saya berpikir harus menerima itu," kata Nil Maizar usai pertandingan seperti dikutip dari Antara.
Persipura diberi hadiah penalti pada menit ke-87 setelah wasit menilai lengan bek Semen Padang Muhamadou Alhadji menyentuh bola di dalam kotak penalti. Kapten tim Semen Padang Hengki Ardiles mencoba memprotesnya namun gagal. Akhirnya Nil Maizar pun memanggil semua pemainnya dari tengah lapangan untuk ke pinggir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ironisnya, setelah sempat unggul selama 87 menit dengan skor 2-1, Semen Padang harus takluk di tangan Persipura. Pasalnya jelang berakhir babak kedua, Persipura berhasil menyamakan kedudukan jadi 2-2 di akhir 90 menit.
Tendangan Rudi terlalu kuat sehingga bola penalti hasil tendangannya melambung di atas mistar gawang.
Dengan hasil tersebut perolehan klasemen sementara di Grub B Piala Jenderal Sudirman, Persipura berada diposisi pertama dengan raihan tiga poin, posisi kedua Bali United (2), posisi ketiga PSM Makasar (2), posisi keempat Semen Padang (1) dan posisi terakhir Mitra Kukar (1).
Nil Maizar pun mengakui perlu ada keajaiban untuk pertandingan berikutnya. Namun ia tak ingin hanya berharap pada keberuntungan.
"Dalam laga berikutnya akan bermain habis-habisan," ujarnya.
Sementara itu Pelatih Persipura Jayapura Oswaldo Lessa mengaku timnya sudah mengalami kemajuan cukup baik dan kekompakan tim sudah ada peningkatan.
"Ke depannya tim akan bermain lebih baik lagi, sehingga meraih kemenangan berikutnya," katanya. (antara)