Uniknya, kedua tim itu merayakan kesuksesan lolos ke Piala Eropa di kandang lawan masing-masing. Timnas Swedia berpesta di Stadion Telia Parken, Kopenhagen setelah laga berakhir imbang 2-2. Swedia lolos dengan keunggulan 4-3.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka (orang Denmark) mengatakan akan membuat saya pensiun, tetapi saya lah yang mengirim seluruh negara itu menjadi pensiunan," tukas Ibrahimovic kepada Kanal 5 usai laga.
Pelatih Denmark Morten Olsen usai laga mengatakan kegagalan di kandang sendiri menjadi hasil terburuk baginya setelah 35 tahun bersama timnas Dinamit tersebut.
Ia pun tak menjamin dapat mundur dari jabatannya usai kegagalan terebut. Keputusan mundur itu, lanjut Olsen, ada di tangan istrinya.
Sementara itu, Ukraina merayakan kesukesan di Stadion Ljudski vrt, Maribor, setelah bermain imbang 1-1 dengan tuan rumah, Slovenia, di partai leg kedua. Ukraina lolos dengan agregat 3-1.
"Kami tidak mengharapkan hal lain kecuali tempat di Piala Eropa 2016," ujar pelatih Ukraina Myhaylo Fomenko seperti dikutip dari Reuters,"Saya bangga atas para pemain saya yang tidak menyerah setelah kebobolan dengan cepat dan menahan tekanan dengan hebat."
Ukraina dan Swedia menyusul 22 tim yang telah lolos lebih dulu ke Perancis tahun depan.
Berikut 24 tim yang akan berlaga pada putaran final Piala Eropa 2016:
Perancis (tuan rumah)
Inggris
Rep Ceko
Islandia
Austria
Irlandia Utara
Portugal
Spanyol
Swiss
Italia
Belgia
Wales
Rumania
Albania
Jerman
Polandia
Rusia
Slovakia
Kroasia
Turki
Hungaria (Lolos dari play-off)
Irlandia (Lolos dari play-off)
Swedia (Lolos dari play-off)
Ukraina (Lolos dari play-off) (kid)