Saat itu Suarez memberikan assist bagi gol Neymar di menit keempat namun pada akhirnya Barcelona harus kalah 1-3.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagi saya, lini pertahanan Madrid adalah lini pertahanan terkuat yang pernah saya hadapi."
Posisi palang pintu Madrid selama ini ditempati oleh duet Sergio Ramos-Pepe. Meskipun duo bek tersebut sulit mengontrol emosinya saat bermain, namun Suarez tetap menganggap Ramos dan Pepe bukan tipe bek yang mudah dipermainkan begitu saja.
Karena alasan itu pula, Suarez masih ingat jelas bagaimana gol yang dicetaknya ke gawang Madrid musim lalu.
Saat itu, Suarez sukses menyambut umpan panjang dari Dani Alves dan menaklukkan Iker Casillas dengan dingin.
"Saya memberi nilai tinggi untuk gol tersebut (karena tingkat kesulitan yang saya alami)."
"Saya berusaha membuat ruang antara Ramos dan Pepe dan secepatnya lari agar mereka tak lagi mampu mengejar. Beruntung saya mampu melakukannya," ucap Suarez.
Suarez akan kembali jadi tumpuan Barcelona di El Clasico kali ini. Berbeda dengan sebelumnya, Suarez kali ini tak akan ditemani oleh Lionel Messi di lini depan. Hal itu membuat Suarez harus bekerja lebih keras menciptakan ruang antara Ramos dan Pepe. (ptr/ptr)