Mayweather yang tahu betul rasanya menjadi tak terkalahkan, lantaran belum pernah tunduk pada siapapun di dunia tinju dari 49 pertarungan, menyatakan siap membantu petarung gaya bebas berusia 28 tahun tersebut memperbaiki gaya tinjunya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mayweather yang sempat terlibat saling serang dengan Rousey di media, menyatakan dirinya telah menyampingkan sejarah pertikaiannya dengan Rousey.
Rousey dan Mayweather sempat terlibat pertikaian kata-kata. Rousey sempat mengklaim akan menang dari Mayweather jika sang petinju tampil di UFC.
Rekor sempurna Rousey di dunia UFC kandas di tangan Holly Holm dalam pertarungan di Melbourne, Australia, Minggu (15/11).
Rousey tumbang ketika ronde kedua baru berjalan 59 detik, setelah tendangan ke arah wajah Rousey tak mampu diantisipasinya, yang membuatnya tersungkur di atas ring. Kekalahan itu mengakhiri rentetan 12 kemenangan beruntun, yang dimiliki Rousey sebelum pertarungan melawan Holm.
Seusai kekalahan Rousey tersebut, Mayweather sempat menyombongkan diri dengan mengatakan bahwa ia tak tahu rasanya kalah seperti Rousey. (vws)