Karena itulah penonton pun sudah terlihat kehilangan kesabaran di tengah pertandingan. Mereka mulai menyoraki para pemain Madrid yang terlihat tak kuasa mengimbangi kecepatan pemain-pemain Barcelona di lapangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan hanya pemain yang menjadi sasaran kekecewaan pendukung Madrid. Perez pun kemudian jadi sasaran kekecewaan pendukung Madrid berikutnya.
Selain Perez, posisi Benitez pun pasti dalam ancaman. Di saat Benitez membuat Madrid menang beruntun pun, kritikan sudah datang bertubi-tubi lantaran pola permainan Madrid dianggap kurang menarik dan membosankan lantaran cenderung defensif.
Dengan kekalahan telak 0-4 dari Barcelona, maka sulit bagi Benitez untuk bisa berkelit dari kritik yang menimpa dirinya secara langsung.
Faktor Barcelona
Kekecewaan suporter Madrid dan begitu agresifnya reaksi mereka tak lepas dari hasil positif yang didapat Barcelona sejak musim lalu.
Di saat Madrid gagal mendapatkan trofi, Barcelona meraih treble winners sehingga mereka pun menuntut perubahan drastis dari Madrid musim ini.
Hal ini ternyata berlanjut musim ini. Barcelona sanggup menghajar Madrid empat gol tanpa balas meski mereka tak bisa memaksimalkan peran Lionel Messi yang baru sembuh dari cedera. Fakta ini tentunya merupakan pukulan telak bagi Madrid dan pendukungnya.
Suporter Madrid tak akan bisa melupakan kekalahan ini dan bakal terus menuntut pertanggungjawaban Benitez serta Perez, terkecuali jika Madrid berhasil balas dendam di Camp Nou atau trofi La Liga dan Liga Champions mereka dapatkan di akhir musim nanti. (ptr/ptr)