Namun ternyata konferensi pers yang digelar Perez pada Senin (23/11) waktu setempat justru berakhir anti klimaks bagi mereka yang tak setuju kehadiran Benitez di Madrid.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Benitez memiliki potensi dan kompetensi (untuk menjadi pelatih Madrid. Dia pun baru sesaat memegang jabatan ini. Jadi biarkan dirinya bekerja dan dia akan mewujudkan tujuannya di sini," tutur Perez seperti dikutip dari Mirror.
"Kami sangat yakin bahwa Madrid saat ini adalah tim dengan skuat hebat yang layak memenangkan gelar apapun di dunia ini."
"Benitez adalah sosok terpilih untuk membawa sukses ke dalam tim yang sempat mengalami periode sulit sejak awal Januari lalu. Dan yang ia butuhkan saat ini adalah dukungan dari semua pihak," kata Perez.
Benitez datang ke Madrid pada musim panas tahun ini untuk menggantikan Carlo Ancelotti sebagai pelatih Madrid. Sejak awal kedatangannya, Benitez sudah jadi sorotan karena dianggap gaya permainannya kurang cocok untuk tim sebesar Madrid.
Kritikan terus mengalir pada Benitez meskipun dirinya membawa Madrid tak pernah kalah hingga awal November. Saat Madrid kalah dari Sevilla, kritikan mulai mengalir dan akhirnya mencapai klimaksnya ketika Los Blancos dihancurkan Barcelona dengan skor 0-4.
Dengan keputusan ini, maka Benitez akan tetap mendampingi skuat Madrid saat mereka bermain di Liga Champions menghadapi Shakhtar Donetsk di Ukraina pertengahan pekan ini. (ptr/ptr)