Melalui wawancaranya dengan Four Four Two, Lewandowski mengungkapkan bahwa ia marah karena Klopp tidak menempatkannya pada posisi aslinya sebagai ujung tombak.
Lewandowski datang ke Dortmund dengan status sebagai penyerang tersubur Liga Polandia. Ia juga membantu Lech Poznan mendapatkan gelar juara Liga Polandia musim 2009/2010.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini sempat membuat Lewandowski frustrasi dan marah.
"Saya marah karena saya ingin bermain di ujung tombak."
Meski demikian, hal itu tidak sia-sia. Di tahun keduanya di Jerman, Lewandowski menyadari bahwa ia telah menjadi pemain yang lebih baik.
"Saat itu barulah saya menyadari mengapa pelatih meminta saya bermain sebagai nomor 10; Ia membuat saya pemain yang lebih komplet."
Kini Lewandowski tak perlu berdebat mengenai posisinya. Bersama Bayern Munich, ia tampil meledak musim ini dan mengagetkan dunia ketika mencetak lima gol dalam waktu delapan menit dan 59 detik dalam laga melawan Wolfsburg.
Pemain berusia 27 tahun itu juga kini menduduki daftar penyerang tersubur Munich dengan torehan 14 gol dari 12 pertandingannya.
(vws)