"Alhamdulillah perjuangan saya selama dua hari membawa hasil," kata Eulis.
Dalam kejuaraan yang berlangsung di National Chung Hsing University, Taichung, wanita 46 tahun tersebut meraih medali emas dari nomor kompetisi memeragakan 54 jurus pedang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Eulis karena peserta kejuaraan tersebut semuanya berasal dari Taiwan.
Eulis berada di Taiwan sebagai tenaga kerja wanita (TKW) yang sehari-harinya berprofesi sebagai perawat di panti jompo di Pingtung County.
Di sela kesibukannya merawat orang tua jompo di kota pelabuhan yang berjarak sekitar 300 kilometer arah selatan ibu kota Taiwan itu, Eulis pun mengajarkan jurus-jurus tai chi kepada para nelayan asal Indonesia.
Eulis mengatakan tai chi bukanlah sekadar olahraga bela diri. Tai chi, katanya, menjadi salah satu seni olah pernapasan yang berkembang di Tiongkok.
Eulis mengaku belajar tai chi sejak 4,5 tahun silam dari majikannya, Liu Yushia. Kini hampir setiap kejuaraan tai chi digelar di Taiwan, Eulis yang tercatat sebagai mahasiswi Universitas Terbuka itu selalu ambil bagian dengan membawa nama Indonesia. (antara)