Pada Oktober 2013 lalu, Dan Tan dijebloskan ke penjara oleh jaksa penuntut Italia dengan tuduhan memimpin sindikat kriminal yang bertanggungjawab terhadap skandal pengaturan skor di Italia dan berbagai negara lainnya.
Tan dipenjara tanpa batasan waktu yang jelas dan tidak melewati proses persidangan. Berdasarkan hukum Singapura, kasusnya dianggap berkaitan dengan keselamatan publik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Hakim Sundaresh Menon menyatakan perilaku Tan tak menunjukkan tanda-tanda yang dapat mengancam keselamatan publik sehingga akhirnya dilepaskan pihak pengadilan.
"Kami akan mempertimbangkan secara hati-hati mengenai tindak lanjut situasi saat ini," ucap Kementerian Dalam Negeri Singapura, seperti dilansir dari FourFourTwo.
"Kementerian Dalam Negeri akan mempelajari hasil keputusan itu dan mempertimbangkan langkah selanjutnya."
Tan ditangkap bersama 13 orang lainnya pada September 2013. Penangkapan itu dianggap Interpol sebagai terobosan besar dalam usaha pemberantasan korupsi di dunia sepak bola.
Selain dituduh terlibat dalam skandal pengarutan skor sejumlah laga di Serie A dan Serie B, 2011 lalu, Tan juga dianggap bertanggungjawab terhadap 32 pertandingan di Hungaria, Italia, dan Finlandia.
Namun, Tan menolak segala tuduhan tersebut.
Baca Juga: Kasus-kasus Kronis Pengaturan Skor di Seluruh Dunia (vws)