PSG adalah klub ketujuh sepanjang karier profesionalnya. Tapi, akankah klub juara Liga Perancis tersebut akan menjadi klub terakhir bagi Ibrahimovic?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika saya memutuskan tahun ini akan menjadi tahun terakhir, mungkin inilah saatnya. Saya akan memutuskannya ketika ada momen yang tepat."
Dalam 14 musim sejak ia meninggalkan klub kampung halamannya, Malmo FF, Ibrahimovic telah memenangkan 12 gelar liga domestik, meski kemudian dua gelar di Juventus kemudian dicabut karena skandal pengaturan skor.
Dalam 141 pertandingan di seluruh kompetisi bersama PSG, pencetak gol terbanyak Ligue 1 musim 2013-2014 tersebut telah mencetak 151 gol dan masih akan terus bertambah.
Meski banyak catatan rekor, gelar, dan gol yang telah ia raih, kepopuleran Ibrahimovic agaknya tidak setenar bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo dan penyerang Barcelona asal Argentina, Lionel Messi. Lantas, apakah hal tersebut menganggunya?
"Saya ingin dikenang sebagai pesepakbola. Orang-orang sekarang tahu Swedia karena saya. Cara saya membuka pintu peluang untuk anak-anak muda dari latar belakang berbeda, seperti itulah saya ingin dikenang," ucap Ibrahimovic.
"Saya datang dari daerah di mana orang-orang tidak setuju dengan pilihan saya. Mereka mengatakan saya tidak akan menjadi apa-apa, saya tidak akan sukses, saya orang asing. Tapi, saya kembali sebagai bintang dunia. Saya bangga dengan diri sendiri."
Artikel di atas juga bisa Anda baca di: https://edition.cnn.com/2015/11/25/football/zlatan-ibrahimovic-psg-jose-mourinho-pep-guardiola/index.html (har)