Vardy terus-menerus mencetak gol dan namanya selalu masuk papan skor di 11 pertandingan beruntun. Sebaliknya striker United macam Wayne Rooney dan Anthony Martial selalu kesulitan mencari cara menembus gawang lawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak berpikir bahwa ia akan cocok dan serasi untuk pola permainan United," tutur Schmeichel seperti dikutip dari Sky Sports.
"Saya sangat senang melihat Jamie Vardy terus berkembang dan tampil lebih kuat, hingga akhirnya bisa bermain untuk tim nasional Inggris, namun hal itu sendiri pun masih jadi perdebatan," tutur Schmeichel yang merupakan ayah dari Kasper Schmeichel, kiper Leicester saat ini.
Untuk panggilan tim nasional, Schmeichel menilai Vardy layak mendapatkannya meskipun baru tampil gemilang di awal musim ini.
"Saya sendiri menilai Vardy sangat layak mendapatkan panggilan dari tim nasional. Ia menjadi pencetak gol terbanyak di Liga Inggris, memecahkan rekor Van Nistelrooy yang merupakan striker luar biasa."
"Namun apakah ia akan cocok dengan filosofi permainan Louis van Gaal ataupun Arsene Wenger?" kata Schmeichel kembali meragukan kapasitas Vardy untuk bermain di United ataupun Arsenal.
Vardy sendiri bisa dibilang merupakan bintang yang terlambat bersinar. Ia bakal berusia 29 tahun pada 11 Januari mendatang. Sampai usia 25 tahun, Vardy masih bermain di klub non-liga sebelum direkrut oleh Leicester pada tahun 2012. (ptr/ptr)