Seperti dilansir Manchester Evening News, jumlah saham yang dijual itu mencapai 13 persen atau US$400 juta (setara 265 juta poundsterling). Kesepakatan itu diumumkan hari ini setelah Presiden China Xi Jinping mengunjungi kota Manchester pada bulan lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan kesepakatan itu, konsorsium asal China itu akan terlibat dalam kepengelolaan tim Inggris yang dimiliki keluarga kerajaan Abu Dhabi Sheikh Mansour yang membawahi Abu Dhabi United Group (ADUG).
Direktur CMC Rigang Li pun akan menjadi perwakilan dari konsorsium tersebut untuk menjadi anggota dewan ketujuh dalam tubuh CFG.
Li mengklaim keputusan pihaknya membeli saham itu akan memberi keuntungan dalam menggabungkan investasi global yang dapat mendukung kemajuan sepak bola di negaranya dalam berbagai tingkatan.
"Kami dan mitra konsorsium CITIC Capital juga melihat investasi ini sebagai sebuah kesempatan utama untuk menunjukkan kontribusi China dalam keluarga sepak bola global," katanya.
Konsorsium yang baru membeli 13 persen saham ManCity itu, seperti dikutip dari Bloomberg, merupakan sebuah perusahaan modal swasta yang dirikan pada 2009 silam. Perusahaan ini didirikan di Shanghai, dan kini juga memiliki kantor di Beijing.
"Mitra dan pemegang saham minoritas baru bukan hanya sebuah bentuk untuk mengembangkan CFG, tetapi juga sebuah peluang baru untuk memperlebar dan memperdalam investasi internasional yang berbasis di Manchester," demikian pernyataan resmi yang dibacakan pimpinan dewan kota Manchester Sir Richard Leese menyambut investasi tersebut.
(kid)