"Peluang semakin besar (menuju F1) tapi saya masih menunggu kekurangan dana yang dibutuhkan untuk menandatangani kontrak," ujar Rio sepulangnya dari Abu Dhabi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu (2/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya merasa tengah berada pada peak performance. (Musim ini) penampilan di GP2 juga sangat kompetitif."
Harapan Terhadap Dukungan Pemerintah
Rio yang pernah menyambangi Presiden Joko Widodo juga berharap peran pemerintah dalam memuluskan langkahnya ke dunia F1.
Pasalnya, berlaga di dunia jet balap itu merupakan prestasi dan kebanggaan sendiri bagi negara Indonesia, yang saat ini minim prestasi di dunia olahraga.
"Saya sangat mengharapkan pemerintah dan pihak lain yang bisa membantu saya masuk ke F1," ujar Rio.
"Karena bisa masuk ke F1 itu seperti timnas (sepak bola) masuk ke Piala Dunia. F1 merupakan ajang paling bergengsi di balapan."
Lantas apakah pebalap yang berhasil menduduki peringkat keempat di klasemen akhir GP2 itu akan segera menagih janji ke pemerintah?
"Lihat nanti," ujar Rio sambil tertawa malu. "Maunya sih begitu tapi belum ada janji (bertemu presiden)." (ptr/ptr)