Pada Kamis (3/11) dini hari, polisi Swiss menyerbu beberapa hotel mewah di kota Zurich untuk menangkap para petinggi FIFA atas permintaan Departemen Kehakiman Amerika Serikat.
Di rapat tersebut, Komite Eksekutif juga akan memilih paket-paket reformasi yang telah dirancang oleh gugus tugas (taskforce) reformasi FIFA yang terbentuk pada 21 Juli lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
FIFA kini menghadapi skandal terbesar dalam sejarah mereka setelah Kejaksaan Agung Amerika Serikat mengeluarkan perintah penangkapan terhadap 14 petinggi FIFA pada awal Mei Lalu.
The New York Times mengabarkan bahwa lebih selusin orang diamankan oleh kepolisian Swiss pada hari ini. Namun, hingga berita ini diturunkan, Kantor Kehakiman Federal Swiss (FOJ) hanya menyatakan dua petinggi FIFA telah ditangkap oleh kepolisian.
Keduanya ditangkap atas tuduhan suap terkait penjualan hak siar turnamen-turnamen di Amerika Selatan, termasuk di antaranya pertandingan kualifikasi Piala Dunia.
FOJ menyatakan bahwa mereka akan mengumumkan nama-nama pihak yang ditangkap pada hari ini juga.
(vws)