"Barcelona dalam awal karier saya di Sky Sports (sebagai analis pada 2011-2012) adalah tim terbaik yang ada dalam pengamatan banyak orang dan juga saya. Namun, Barcelona sendiri tak memenuhi kriteria saya terhadap gaya permainan sepakbola di lapangan," ucap Neville seperti dikutip dari Sky Sports.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gaya bermain Barcelona sangat unik bagi mereka namun dalam pandangan saya, Borussia Dortmund atau Bayern Munich di era itu lebih selaras dengan pemikiran saya soal permainan di lapangan."
Satu hal menarik lainnya, Neville ternyata tak mengidolai pelatih papan atas dalam hal filosofi permainan sepakbola.
"Bila saya ditanya pelatih mana yang akan saya jadikan model saat ini, maka saya akan memberikan nama Mauricio Pochettino sebagai jawaban."
"Pochettino mampu membuat Tottenham Hotspur tampil penuh energi, sangat bergairah, terus menekan lawan, dan sangat menarik ditonton."
"saya sendiri menginginkan hal itu ada dalam diri saya saat saya menjadi pelatih," tutur Neville. (ptr/ptr)