Sepanjang setengah musim sebelumnya, Newcastle terpuruk di zona degradasi. Dari 15 pekan Liga Inggris, tim yang bermarkas di Stadion St James Park itu baru memetik tiga kemenangan--termasuk dalam laga menjamu Liverpool, Minggu (7/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami berkembang di dalam pertandingan (melawan Liverpool). Anda dapat lihat pihak kami kekuarangan kepercayaan diri pada awalnya. Tetapi saya pikir kami memang antas untuk menang," lanjut pria yang pernah menjadi asisten Sir Alex Ferguson di Manchester United.
Walaupun begitu, Newcastle memiliki dua poin dengan dua tim di atasnya yakni Norwich City dan AFC Bournemouth dengan 13 poin. Dari 15 pekan, selain tiga kemenangan, Newcastle memiliki rekam jejak empat kali imbang dan delapan kali kalah dengan agregat gol 16:30.
"Ada selalu sebuah rencana, ketika anda melihat rencana berjalan salah. Kami bekerja tentang kinerja, kami mencoba tetap padu dan ketika anda tetap disiplin, anda akan dapat hasilnya," ujar McClaren.
SEtelah hasil kemenangan pada Minggu malam lalu, McClaren tak ingin terlalu jemawa dan menyatakannya sebagai titik balik Newcastle untuk segera bangkit.
"Kami telah kembali ke posisi ini sekitar tiga kali ketika anda berpikir hukuman telah dijatuhkan," ujar pria yang pernah menukangi timnas Inggris (Agustus 2006-November 2007).
"Dan sekali lagi anda akan bilang ini adalah awal. Untuk 24 jam ke depan kami hanya ingin menikmati (kemenangan) ini dan kembali bekerja." (kid)