Ibrahimovic yang telah berkarier di Belanda, Italia, Spanyol, dan kini Perancis itu baru mencetak tujuh gol dari 36 pertandingannya di fase gugur Liga Champions. Bersama PSG, Ibra juga baru mencetak tiga gol dari sembilan pertandingan di babak knock-out, yaitu ke gawang Valencia dan Bayern Leverkusen.
Sepanjang berkarier sebagai pesepak bola profesional, Ibrahimovic sendiri belum pernah memenangi Liga Champions, meski pernah bergabung dengan tim-tim yang pernah memenangi UCL. Ia meninggalkan Internazionale Milan pada musim yang sama ketika Inter menjadi juara Eropa, dan perjalanannya di Barcelona serta AC Milan juga tidak berbuah gelar juara UCL.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah pada tiga musim ke belakang selalu tersingkir di partai perempat final, para pendukung PSG kian tak sabar kesebelasannya bisa mengulangi prestasi pada musim 1994/1995 ketika George Weah membawa mereka ke semifinal.
Satu gol yang dicetak Ibrahimovic ketika PSG menang 2-0 atas Shakthar Donetsk membawa torehan golnya di UCL menjadi 17, berselisih satu gol dari Weah yang menciptakan 16 gol di Eropa selama berkarier dengan PSG.
(vws)