Mourinho sendiri tak menanggapi aksi tersebut dengan serius. Pelatih asal Portugal itu tetap membela Diego Costa dan mengatakan alasan Diego Costa dibangkucadangkan semata karena alasan teknis, bukan lantaran alasan personal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya harus meningkatkan kualitas saya karena saya menjalani awal musim ini dengan kurang bagus."
Diego Costa pun mengakui bahwa ia sempat frustrasi dengan performa buruk yang ditampilkan olehnya dan juga Chelsea. Hal itulah yang kemudian mendorong terjadinya insiden lempar rompi pada Mourinho.
"Insiden lempar rompi adalah masa lalu. Saya melakukan kesalahan, namun hubungan saya dengan Mourinho tetap luar biasa dan baik-baik saja."
"Ada hal-hal yang seharusnya bisa kamu kontrol, namun insiden lempar rompi itu benar-benar merupakan tindakan yang terjadi begitu saja," kata Diego Costa.
Diego Costa menjalani musim perdana yang bagus bersama Chelsea pada musim lalu dengan torehan 21 gol dari 37 pertandingan di seluruh kompetisi. Sedangkan untuk musim ini, ia baru mampu menggelontorkan empat gol dari 17 pertandingan.
"Saya harus terus tampil lebih baik agar bisa pergi bersama tim nasional Spanyol ke Piala Eropa 2016. Saya harus bekerja keras dan berjuang dan saya masih punya waktu untuk terus meningkatkan kualitas," ucap Diego Costa.
Lantaran alasan tim nasional Spanyol itu pula, Diego Costa menampik bahwa dirinya sempat bersitegang dengan kiper FC Porto, Iker Casillas.
"Tidak terjadi apapun dengan Iker Casillas karena kami hanya bercanda. Bagaimana mungkin saya bisa memiliki masalah dengan kapten tim nasional Spanyol?" ujar Diego Costa bertanya. (ptr/ptr)