Bergkamp yang saat ini merupakan asisten manajer klub Belanda, Ajax Amsterdam, juga dikabarkan mendapat perhatian tersendiri dari presiden Swansea, Huw Jenkins.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai menggantung sepatunya bersama Arsenal pada musim 2005/2006 lalu, Bergkamp sempat menyatakan tidak akan terjun ke dunia kepelatihan. Pemain yang dikenal tak berani menaiki pesawat terbang itu bahkan pernah menolak tawaran menjadi pencari bakat The Gunners dan memilih untuk menikmati waktunya bersama keluarga.
Akhir Pengabdian Panjang
Kepergian Monk mengakhiri perjalanan selama 11 tahun manajer 36 tahun itu sebagai pemain, kapten, dan manajer Swansea. Monk bahkan mencatatkan diri sebagai salah satu manajer dengan persentase kemenangan terbaik di Swansea, yakni dengan persentase kemenangan mencapai 35,8 persen
Selama 77 pertandingan menangani Swansea sejak 4 Februari 2014, Monk mencatatkan 28 kemenangan, 17 kali imbang, dan 32 kalah.
Catatan itu hanya sedikit kalah dibandingkan Rodgers, yang dianggap sebagai manajer terbaik Swansea hingga saat ini. Rodgers yang dipecat Liverpool musim ini mampu meraih persentase kemenangan sebesar 40,63 persen selama menduduki kursi manajer di Stadion Liberty.
Namun, satu kemenangan dari 11 pertandingan terakhir di Liga Primer tampaknya membuat jajaran direksi Swansea gerah dan mengambil keputusan untuk membawa angin segar baru di The Swans. (har)