Gol-gol Napoli dicetak oleh Nathaniel Chalobah di menit ke-32, Lorenzo Insigne (39), Jose Callejon (57), dan sepasang gol dari Dries Mertens (65 dan 91).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keberhasilan kami mengakhiri babak penyisihan grup dengan hasil sempurna adalah sebuah kejutan yang menyenangkan."
Selain berhasil mencatat rekor sempurna, Napoli juga memecahkan rekor gol terbanyak babak penyisihan Liga Eropa. Sepanjang babak penyisihan, Insigne dan kawan-kawan berhasil mencetakn 22 gol dari enam pertandingan.
"Kami tahu bahwa kami memiliki serangan yang bagus, namun kami tetap tak menyangka kami mampu menciptakan selisih yang sangat besar antara gol dan kebobolan," ucap Calzona.
Di babak penyisihan, Napoli hanya kebobolan tiga gol. Namun dua dari tiga gol itu terjadi di laga terakhir, sehingga tim pelatih tetap memberikan catatan terhadap hal tersebut.
"Kami tidak melakukan penjagaan dengan baik. Setelah melihat proses gol lawan, kami menyadari ada sejumlah kesalahan posisi saat gol tercipta."
"Hari ini kami kurang baik dalam bertahan. Cukup mengecewakan kami bisa kebobolan dua gol namun hal ini merupakan sebuah hal yang baik untuk jadi bahan pelajaran," tutur Calzona.
Napoli musim ini sempat mendapat kecaman lantaran menuai hasil buruk di awal musim. Namun perlahan tapi pasti, Napoli mampu merangkak naik ke papan atas klasemen. Selain hasil sempurna di Liga Eropa, kini mereka ada di peringkat ketiga Serie A.
Pada akhir pekan nanti, Napoli bakal menghadapi big match lawan AS Roma.
"Kami akan segera memulai persiapan menghadapi Roma pada Jumat pagi. Semua pemain bisa tampil di laga itu dan yang terpenting kami baru saja mendapatkan malam yang baik di pertandingan ini," kata Calzona. (ptr/ptr)