Penalti tiga poin tersebut membuat Rossi harus start dari posisi belakang di seri terakhir MotoGP 2015 di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia. Banding Rossi termasuk aplikasi darurat agar CAS menunda hubungan yang didapatnya di GP Valencia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, CAS tetap melanjutkan permintaan banding Rossi terhadap penalti tiga poin yang didapatnya di GP Malaysia. Pasalnya, penalti tiga poin tersebut berlaku hingga satu tahun. Jika Rossi mendapatkan hukuman penalti musim depan, maka akan berlaku akumulasi penalti dan pebalap 36 tahun itu bisa terkena sanksi diskualifikasi.
"Tuan Rossi sudah menginformasikan kepada CAS, dia tidak ingin melanjutkan bandingnya. Sesuai prosedur, banding telah dihapus, dan hukuman dari FIM (Federasi Internasional Sepeda Motor) tetap berlaku," demikian pernyataan resmi CAS seperti dilansir Sky Sports.
Rossi hanya kalah lima poin dari rekan setimnya, Jorge Lorenzo, dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2015. Pebalap asal Italia itu mengklaim Lorenzo bisa menjadi juara dunia karena mendapat bantuan dari Marquez. (har)