Namun ketika memasuki turnamen penting, Ahsan/Hendra mampu menunjukkan level terbaik permainan mereka. Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong pun dua kali merasakan hal tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada ajang penutup tahun ini, Ahsan/Hendra pun mampu mengakhirinya dengan gelar juara di tangan, usai mengalahkan Chai Biao/Hong Wei dengan skor 13-21, 21-14, 21-14.
"Komunikasi yang bagus jadi kunci kemenangan kami berdua. Setelah kalah di game pertama, kami tidak saling mencari kesalahan satu sama lain."
"Kami berdua berusaha lebih fokus untuk bangkit di game selanjutnya," ujar Ahsan seperti dikutip dari Badminton Indonesia.
Pada game pertama, Ahsan/Hendra mengakui bahwa ganda China tersebut lebih cepat panas dan lebih cepat beradaptasi dengan pertandingan. Tetapi setelah itu, Ahsan/Hendra sukses menekan Chai Biao/Hong Wei tanpa pernah sekalipun kembali memberikan kesempatan bagi lawan untuk bangkit.
Catatan gelar juara dunia dan BWF Final Masters 2015 ini mengulang keberhasilan mereka dua tahun lalu. Ketika itu mereka juga sukses menyabet dua gelar tersebut di tahun yang sama.
Dengan gelar ini, Ahsan/Hendra pastinya akan tetap menjadi salah satu ganda putra yang diwaspadai oleh lawan-lawan mereka di tahun 2016 mendatang. (ptr/ptr)